coba aja ada seseorang yg rela minjemin pundaknya untuk bersandar dan untuk menagis
coba aja ada seseorang yg ngerelain waktunya sejenak untuk ngedengerin keluh kesahku,
andai...,
ada seseorang yg seperti aku harapkan,
andai..,
orang itu kamu.
rela.., meminjamkan bahumu untukku bersandar,
menagis sejenak dibahumu, dan jemari indah itu mengusap-usap palaku.
andai semua itu bisa terjadi,
andai kamu rela...
rela meminjamkan bahumu untukku bersandar...,
tapi yang ku rasa,
kamu tidak akan pernah mau meminjamkan bahumu untukku,,,,
jangan kan untuk meminjamkan bahumu,
hanya untuk berbicara saja...
rasanya SUSAH.
sudah terlalu kelu bibir ini untuk berbicara "kalo aku butuh kamu, saat ini!!"
terlalu kelu bibir aku mengucapkan kalimat seperti itu,
bahkan aku lupa..,
kapan terakhir kali kamu bisa membuat aku tersenyum,
kapan terakhir kali aku bisa menatap mata kamu dengan jelas,
mandangin lo dengan puas,
dan kapan terakhir kali kita tertawa bersama.
aku lupa dengan semua itu,
yang aku ingat,
setiap malam kau slalu ada difikiranku,
setiap malam aku membayangkan dirimu,
setiap malam aku menangisimu,
dan setiap hari kau membuat teka-teki dalam hidupku
setiap malam yang indah,
slalu berubah mejadi malam yg buruk...,
karna apa???
karna aku teringat tentang mu...,
tentang kita di masa lalu,
kenagan indah itu,
hari-hari bersamamu,
kamu...,
yang membuat ku seperti ini,
kamu yang membuatku tak bisa berkata-kata,
kamu yang membuatku...,
membuat diriku slalu menulis, menulis tentang mu..,
tentang kenangan itu.. dan tentang kita.
apakah kamu tau??
apa yang aku rasakan saat aku mengingat kembali kenagan kita,
kenagan ku bersamamu,
Rabu, 26 September 2012
Selasa, 25 September 2012
mengapa kau....
bulan yang redup tak mampu menerangi malam
malam yang dulu indah,
tak kurasakan di malam ini
sepertinya...,
bulan terlalu takut
takut untuk menampakakn dirinya,
sinar bulan yang indah
sudah tak ku temui
sinar bulan yang menerangi jagad raya ini
suadah tak terlihat,
sebenarnya...,
apa yang sudah terjadi?
mengapa sinarmu tak seterang dahulu?
yang mampu membuat ku terpesona,
sekarang...,
tak kutemukan sinar itu,
sinar yang membuat mu indah,
yang menghiasi malam-malam ku,
apakah kau tahu?
apakah kau merasakan?
apa yang aku rasakan?
saat kau tak seterang dahulu?
aku pun bertanya-tanya
apa yang sedang terjadi?
mengapa kau tak seternag dahulu?
dan mengapa kau tak mempesona lagi,
di saat aku membutuhkanmu?
di saat aku terpuruk,
di saat aku susah,
mengapa kau tak menemaniku dengan sinar indahmu?
mengapa kau tak menemaniku dengan pesona mu?
apakah kau ikut merasakan...
saat aku terpuruk,
di saat aku susah?
apakah itu alasan mu?
apakah kau tak akan...,
"TAK AKAN MENEMANI AKU UNTUK SLAMA-LAMANYA?"
malam yang dulu indah,
tak kurasakan di malam ini
sepertinya...,
bulan terlalu takut
takut untuk menampakakn dirinya,
sinar bulan yang indah
sudah tak ku temui
sinar bulan yang menerangi jagad raya ini
suadah tak terlihat,
sebenarnya...,
apa yang sudah terjadi?
mengapa sinarmu tak seterang dahulu?
yang mampu membuat ku terpesona,
sekarang...,
tak kutemukan sinar itu,
sinar yang membuat mu indah,
yang menghiasi malam-malam ku,
apakah kau tahu?
apakah kau merasakan?
apa yang aku rasakan?
saat kau tak seterang dahulu?
aku pun bertanya-tanya
apa yang sedang terjadi?
mengapa kau tak seternag dahulu?
dan mengapa kau tak mempesona lagi,
di saat aku membutuhkanmu?
di saat aku terpuruk,
di saat aku susah,
mengapa kau tak menemaniku dengan sinar indahmu?
mengapa kau tak menemaniku dengan pesona mu?
apakah kau ikut merasakan...
saat aku terpuruk,
di saat aku susah?
apakah itu alasan mu?
apakah kau tak akan...,
"TAK AKAN MENEMANI AKU UNTUK SLAMA-LAMANYA?"
PALSU
Dimalam yg hening ini,
ku teringat bayang dirimu
yg dahulu slalu mengisi fikiranku
Setetes air jatuh membasahi pipi ini,
bukan hanya setetes
tapi berpuluh-puluh tetes tlah ku jatuhkan,,,
Aku tak mampu...,
tak mapu untuk menahan airmata ini,
sehingga dengan mudahnya
air mata ini keluar,,,
Tak ada yg peduli,
peduli dengan diriku,
tak ada seorang pun yang tahu jika aku menangisi DIA
tak seorang pun yg tau jika aku kecewa dengannya
dia berubah...,
dia tak seperti yg dulu,
diberbeda...!!
Tak sadar diriku
bila aku tak mengenal sifatmu yang sebenarnya
setelah kau pergi..,
setelah kau acuhkan ku...,
setelah kau menganggap ku tak ada,
baru kusadari sifatmu yg dahulu hanya TOPENG!!!
TOPENG indah untuk menutupi kejelekan sifatmu.
Lalu...,
yang slama ini terjadi di antara kita
yang slalu membuatku tersenyum
yang slalu membuat hari-hari ku berwarna???
dan semua kenangan itu??
apakah itu termaksud sandiwara mu?
JAWAB!!!
jika itu benar...,
KECEWA aku sama kamu...,
gak sangka kalau kamu....
KAMU,,,YG SLAMA INI....
Apakah aku harus relakan,
merelakan kenangan manis bersamamu....
dan apakah harus aku akhiri...,
perasaan ini....
apa itu jalan yang terbaik untuk ku?
apa memang itu TAKDIR ??
ku teringat bayang dirimu
yg dahulu slalu mengisi fikiranku
Setetes air jatuh membasahi pipi ini,
bukan hanya setetes
tapi berpuluh-puluh tetes tlah ku jatuhkan,,,
Aku tak mampu...,
tak mapu untuk menahan airmata ini,
sehingga dengan mudahnya
air mata ini keluar,,,
Tak ada yg peduli,
peduli dengan diriku,
tak ada seorang pun yang tahu jika aku menangisi DIA
tak seorang pun yg tau jika aku kecewa dengannya
dia berubah...,
dia tak seperti yg dulu,
diberbeda...!!
Tak sadar diriku
bila aku tak mengenal sifatmu yang sebenarnya
setelah kau pergi..,
setelah kau acuhkan ku...,
setelah kau menganggap ku tak ada,
baru kusadari sifatmu yg dahulu hanya TOPENG!!!
TOPENG indah untuk menutupi kejelekan sifatmu.
Lalu...,
yang slama ini terjadi di antara kita
yang slalu membuatku tersenyum
yang slalu membuat hari-hari ku berwarna???
dan semua kenangan itu??
apakah itu termaksud sandiwara mu?
JAWAB!!!
jika itu benar...,
KECEWA aku sama kamu...,
gak sangka kalau kamu....
KAMU,,,YG SLAMA INI....
Apakah aku harus relakan,
merelakan kenangan manis bersamamu....
dan apakah harus aku akhiri...,
perasaan ini....
apa itu jalan yang terbaik untuk ku?
apa memang itu TAKDIR ??
Jumat, 21 September 2012
catatan bodoh
kenapa sih lo gak pernah ngerti perasan gw.
memang salah gw karna telah berharap dengan harapan yang tak pasti.
harapan yang membuat gw seperti ini,
senyum,tertawa bahagia cemberut dan pada akhirnya gw pun menagis.
gw emang bego!!!
masih aja mau berharap,
padahal lo udah mandang gw kaya SAMPAH!!
deket sama gw aja rasanya jijik.
jangan kan deket satu kelompok aja kayak nya gak sudi banget.
gw bingung sama lo,
LO BERUBAH !!!
GW GAK KENAL SAMA LO YANG SEKARANG!!!
sumpah gw kecewa sama lo!
sekali lagi gw bilang "LO BERUBAH!!!"
lo yang sekarang beda jauh dengan lo yang dulu,
yang slalu ada buat gw,
yang slalu ada saat gw dalam kondisi apapun,
yang slalu terbuka degan gw,
emag gw bukan siapa2 untuk lo.
tp hargain gw sebagai TEMAN LO
gak usah temen,
hargain gw sebagai orang yang pernah lo kenal.
itu doang yang gw pengen hanya itu,
gk usah lo tau perasaan gw terhadap lo bagaimana hati gw
GAK USAH!!
gw cuma butuh lo berubah, gw pengen lo kaya dulu lagi, cumaitu...,
cuma itu...,
( Dasar BEGO!!!
mana mau dia dengerin perkataan lo!!
lo bukan siapa2 dia,
LO JADI CEWEK TERLALU TOLOL!!!
mana mau dia ngedengerin keluh kesah lo.
mana mau dia berfikir apa yang elo rasa!!!
dia gak ada waktu untuk itu girl.
SADAR DONG LO BUKAN SIAPA - SIAPA DIA !!!)
dan lagi lagi, gw berharap agar lo tau apa yang gw rasa.
kenapa sih gw jadi orang terlalu TOLOL
sampe - sampe berharap lagi, terus da terus!!!
gw selalu bilang sama diri gw sendiri
kalo gw ito bego!! tolol!! dan bodoh!!!
tapi kenapa perasaan ini gak poernah ngerti dengan yang gw ucapkan...
kenapa perasaan selalu berharap sama lo...
kenapa perasaan ini gak ngeri betapa sakit di pandang dengan sebelah mata sama dia.
dasar bego!!tolol!!bodoh!!
kenapa lo masih berharap
dia udah nyakitin lo.
dia udah buat lo kaya gini,
dia yang ngebuat lo jadi cengeng.!!!
"ya tuhan, kenapa perasaan ini slalu untuknya, kenapa perasaan ini slalu berharap kepadanya,?
kenapa perasaan ini tak berhenti memikirkannya, kenapa tuhan ?? mengapa?? diri ini sudah lelah,
diri ini sudah gerah saat orang lain mencibir.,
tuhan..., jika engkau sayang dengan ku jauhkan aku dengaannya, tolong engkau sampaikan salam perpisahan ini padanya
dan tolong berikan malaikat untuk menjaganya, agar dia tetap bahagia sampai kapanpun,
terima lasih tuhan karna engkau telah mendengarkan doa ku, semoga ini yang terbaik untuk ku dan untuk nya."
memang salah gw karna telah berharap dengan harapan yang tak pasti.
harapan yang membuat gw seperti ini,
senyum,tertawa bahagia cemberut dan pada akhirnya gw pun menagis.
gw emang bego!!!
masih aja mau berharap,
padahal lo udah mandang gw kaya SAMPAH!!
deket sama gw aja rasanya jijik.
jangan kan deket satu kelompok aja kayak nya gak sudi banget.
gw bingung sama lo,
LO BERUBAH !!!
GW GAK KENAL SAMA LO YANG SEKARANG!!!
sumpah gw kecewa sama lo!
sekali lagi gw bilang "LO BERUBAH!!!"
lo yang sekarang beda jauh dengan lo yang dulu,
yang slalu ada buat gw,
yang slalu ada saat gw dalam kondisi apapun,
yang slalu terbuka degan gw,
emag gw bukan siapa2 untuk lo.
tp hargain gw sebagai TEMAN LO
gak usah temen,
hargain gw sebagai orang yang pernah lo kenal.
itu doang yang gw pengen hanya itu,
gk usah lo tau perasaan gw terhadap lo bagaimana hati gw
GAK USAH!!
gw cuma butuh lo berubah, gw pengen lo kaya dulu lagi, cumaitu...,
cuma itu...,
( Dasar BEGO!!!
mana mau dia dengerin perkataan lo!!
lo bukan siapa2 dia,
LO JADI CEWEK TERLALU TOLOL!!!
mana mau dia ngedengerin keluh kesah lo.
mana mau dia berfikir apa yang elo rasa!!!
dia gak ada waktu untuk itu girl.
SADAR DONG LO BUKAN SIAPA - SIAPA DIA !!!)
dan lagi lagi, gw berharap agar lo tau apa yang gw rasa.
kenapa sih gw jadi orang terlalu TOLOL
sampe - sampe berharap lagi, terus da terus!!!
gw selalu bilang sama diri gw sendiri
kalo gw ito bego!! tolol!! dan bodoh!!!
tapi kenapa perasaan ini gak poernah ngerti dengan yang gw ucapkan...
kenapa perasaan selalu berharap sama lo...
kenapa perasaan ini gak ngeri betapa sakit di pandang dengan sebelah mata sama dia.
dasar bego!!tolol!!bodoh!!
kenapa lo masih berharap
dia udah nyakitin lo.
dia udah buat lo kaya gini,
dia yang ngebuat lo jadi cengeng.!!!
"ya tuhan, kenapa perasaan ini slalu untuknya, kenapa perasaan ini slalu berharap kepadanya,?
kenapa perasaan ini tak berhenti memikirkannya, kenapa tuhan ?? mengapa?? diri ini sudah lelah,
diri ini sudah gerah saat orang lain mencibir.,
tuhan..., jika engkau sayang dengan ku jauhkan aku dengaannya, tolong engkau sampaikan salam perpisahan ini padanya
dan tolong berikan malaikat untuk menjaganya, agar dia tetap bahagia sampai kapanpun,
terima lasih tuhan karna engkau telah mendengarkan doa ku, semoga ini yang terbaik untuk ku dan untuk nya."
Langganan:
Postingan (Atom)